Saturday, May 17, 2014

Titian rasa

Ragaku terdiam disaat hati dan pikiranku jauh meninggalkanku, mengembara dalam alam sadar mencari tentang hakikat makna tersirat dari rasa tubuh yang terbatas dalam rasa.
Dia kembali dengan seulas senyum penuh arti dalam konsep rasa yang berbeda namun Dia bercerita dalam
keadaan berbeda dengan alunan irama yang sama namun raga ragu dalam memaknai hakikat itu karena rasa hanya sebatas rasa dan akal hanya bisa memaknai buah dari rasa bukan pada keadaan rasa...

No comments:

Post a Comment